TKI Asal Karawang Tak Diupah Selama 7 Tahun di Arab

TKI Asal Karawang Tak Diupah Selama 7 Tahun di Arab

Seorang TKW Indonesia, Suhaeni (34), asal Dusun Cipendeuy RT 20/07, Desa Ciptamarga, Kecamatn Jayakerta, Karawang, tidak bisa pulang ke kampung halaman selama 12 tahun bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Dammam, Uni Emirat Arab.

Orangtua Suhaeni sangat berharap ada pihak yang bisa membantu anaknya pulang.

“Sudah 12 tahun kerja sebagai TKI, sebagai pembatu rumah tangga di majikan wilayah Dammam,” kata Muhid, orang tua Suhaeni, Kamis (10/10).

Dia mengisahkan, anaknya bekerja di Uni Emirat Arab, dengan tujuan ingin membantu orangtua yang penghasilannya hanya mengandalkan buruh serabutan termasuk ingin membangun rumah dikampungnya.
Bukan hanya upah yang tak kunjung dibayar. Suhaeni mengaku kepada keluarga selama bekerja di majikannya tersebut kerap mengalami kelaparan lantaran tidak diberi makan.

“Anak saya sering mengeluh gaji tidak dibayar, makan serba kekurangan dan sering kelaparan,” kata Muhid.

Saat ini, Muhid hanya berharap jika anaknya segera pulang. Untuk itu, dia meminta pemerintah untuk turun tangan membantu kepulangan anaknya.

“Saya berharap pemerintah memulangkan anak saya,” kata dia.

No Responses

Comments are closed.

Lewat ke baris perkakas