Sumut Target Dua Emas Cabor Akuatik di Peparnas Jawa Barat

Sumut Target Dua Emas Cabor Akuatik di Peparnas Jawa Barat
Posted by:

Barometermedan.net – Menghadapi Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV/2016, Jawa Barat yang digelar Oktober mendatang Sumatera Utara akan diperkuat enam atlet untuk Cabang olahraga (cabor) akuatik. M Faregi, Alfian, Aman, Yunita, Gabriela, dan Dean merupakan atlet dari hasil seleksi yang digelar pengurus NPC Sumut bulan Mei lalu.

Seperti diketahui pada 2012 lalu pada cabor akuatik Sumut sukses meraih 1 emas dan 3 perak. Untuk tahun ini Sumut optimsi dapat meraih dua mendali emas. Hal ini dikatakan Pelatih renang NPC Sumut Brian Howard kepada wartawan, Sabtu (18/06/2016).

Meskipun enggan mematok target lebih kepada para atletnya, namun Brian meyakini para atletnya termasuk Yunita yang merupakan atlet pelatnas Para Games 2015 lalu dapat menguasai nomor lomba 50 dan 100 meter gaya bebas kategori tuna daksa.

”Dia (Yunita) juga bermain di nomor gaya punggung. Kita prediksi minimal perak dapat diraih. Apalagi Pada Peparnas 2012 dia meraih 1 emas dan 1 perak. Tapi, atlet lainnya juga memiliki kans besar ya untuk meraih medali. Saya juga tidak bisa mematok target lebih kepada atlet, karena khawatir bisa menjadi beban,” ujarnya.

Dikatakan Brian saat ini para atlet sedang menjalani Pemusatan latihan Daerah (Pelatda) penuh dengan intensitas latihan enam hingga tujuh sesi tiap minggu.

“Khusus atlet NPC, tiap minggu kita ada 6 dan 7 sesi. Tapi kita sesuaikan dengan kategori kecacatan atlet,” ujar Brian.

Meskipun Pelatda kali ini digelar bertepatan dengan bulan Ramadan, lantas tidak menyurutkan semangat para atlet dalam mengikuti program yang diberikan tim pelatih. Bahkan, sebelum latihan digelar mereka tampak serius mengikuti rangkaian sesi latihan.

Brian menjelaskan materi latihan tiap kategori kecacatan atlet berbeda. “Jika untuk kategori tuna rungu satu sesi latihan kecepatan, jaraknya kira – kira 3,5 sampai 4 km. Sementara bagi atlet tuna daksa sekitar 4,5 sampai 5 km,” jelas Brian.

Ditanya tingkat persaingan di Peparnas, dirinya menilai provinsi seperti Papua, Jawa Tengah, dan Kalimantan masih terlalu tangguh di cabor akuatik setiap pelaksanaan Peparnas. Namun dirinya memprediksi keenam atletnya bisa bersaing dengan perenang daerah lain. Dari peta kekuatan di Peparnas sebelumnya, saingan tentu akan datang dari provinsi Papua, Jawa tengah, Kalimantan bahkan tuan rumah.

Sekedar informasi pada peparnas 2016 M Faregi (tuna rungu) akan turun pada 50 meter gaya kupu-kupu, pungung, dan bebas. Alfian (tuna rungu) pada kelas 50, 100 meter gaya bebas dan 50 meter gaya kupu-kupu. Aman (tuna rungu) 50, 100 meter gaya bebas dan 50 meter gaya dada. Kemudian Yunita (tuna daksa) di nomor 50, 100 meter gaya bebas dan 50 meter gaya punggung.  Gabriela (tuna rungu) 50, 100 meter gaya bebas, dan 50 meter kupu-kupu. Serta Dean (tuna netra) 50, 100 meter gaya bebas dan 50 meter gaya dada.(red)

No Responses

Comments are closed.

Lewat ke baris perkakas