Satgas Yonkomposit TNI Konga 35-C Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid At Tauhid Indobatt-03

Satgas Yonkomposit TNI Konga 35-C Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid At Tauhid Indobatt-03

Barometermedan | Sudan ~ Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid At Tauhid Indobatt-03, El Geneina, Sudan Afrika, Jum’at (20/4/2018).

Acara diisi dengan syukuran atas terselenggaranya kegiatan CIMIC berupa pembangunan dan renovasi masjid serta mushola, yang dilanjutkan dengan doa bersama dalam rangka perjalanan rotasi Satgas yang akan kembali ke Tanah Air.

Kegiatan dimulai dengan solat maghrib berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dansatgas Letkol Inf Syamsul Alam, SE.

Di kesempatan itu, Dansatgas mengajak semua prajurit untuk meneladani sifat dan sikap Nabi Muhammad SAW selama menjalani kehidupnya, terutama dalam keadaan susah dan duka.

Selain itu, Dansatgas juga mengimbau para prajurit agar lebih menjaga dan memantapkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT, terutama dalam menegakkan solat lima waktu untuk dapatnya selalu berjamaah di masjid.

“Ujian-ujian, cobaan dan tantangan Nabi Muhammad SAW yang pernah dialami belum tentu manusia akan sanggup menghadapi cobaan tersebut. Namum Rasullulah tetap bersandar kepada Allah SWT, dan kita semua diingatkan agar selalu mengingat kepada Allah SWT, dan juga mengingatkan kita dengan berkata ‘Ingatlah Aku (Nabi Muhammad) dengan cara mengirimkan sholawat kepadaku’,” papar Dansatgas.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan surat yasin bersama-sama dan ceramah oleh Ustadz Idris yang menyampaikan bahwa Isra’ Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Al Aqsa di Yerusalem dengan tujuan menerima wahyu Allah SWT.

Peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi pada 621 masehi, 2 tahun setelah wafatnya sang istri Siti Khadijah dan paman Rasulullah Abu Thalib.

Ketika aku (Nabi Muhammad SAW) sedang tidur di Hijr, tempat keponakanku, jibril datang kepadaku dan mengusikku dengan kakinya, aku segera duduk tegap, setelah kulihat tidak ada apa apa, aku berbaring kembali, sampai ketiga kalinya, akhirnya ia mengangkatku, aku bangkit dan berdiri di sampingnya. Jibril mengajakku menuju pintu masjid. Di sana ada seekor binatang putih (buraq), seperti peranakan antara kuda dan keledai dengan sayap di sisi tempat menggerakan kakinya, dan langkahnya sejauh mata memandang.

Mereka menuju ke arah utara Yatrib dan Khaybar, sampai tiba di Yerusalem, kemudian bertemu dengan para nabi seperti Ibrahim, Musa, Isa dan nabi-nabi yang lainnya, yang kemudian melaksanakan shalat di tempat ibadah itu. Mereka menjadi makmum di belakangnya.

Kemudian seperti yang pernah terjadi pada nabi yang lain, kepada Nuh, Ilyas, dan Isa juga Maryam, Muhammad SAW diangkat keluar dari kehidupan ini menuju langit. Dari masjid Al-Aqsa, beliau kembali mengendarai buraq terbang ke atas bersama malaikat yang kini menampakan wujud asinya.

Beliau Miraj melampaui ruang waktu dan bentuk lahiriah bumi, lalu melintas ke tujuh langit dan di sana beliau bertemu kembali dengan para nabi yang shalat bersamanya di Yerusalem. Namun di Yerusalem mereka nampak seperti hidup di bumi, sementara nabi kini melihat mereka dengan wujud ruhani sebagaimana mereka melihat beliau.

Di Sidrat Al Muntaha, Rasulullah SAW menerima perintah shalat lima kali dalam sehari semalam bagi umatnya yang awalnya lima puluh kali dalam semalam. Kemudian beliau menerima wahyu yang berisi ajaran pokok Islam; rasul telah beriman kepada Alquran yang diturunkan dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman kepada Allah.

Mereka kemudian turun melintasi tujuh langit tempat mereka naik, setelah Rasulullah SAW dan malaikat turun ke Yerusalem, mereka kembali ke Mekah melewati banyak kafilah ke arah selatan dan ketika mereka tiba di Kabah, waktu itu masih malam dan Rasulullah SAW kembali ke rumah keponakannya, Umm Hani dan menceritakan Isra dan miraj kepada keponakannya. “Demikianlah terjadinya isra’ dan miraj Nabi Muhammad SAW,” urai Al Ustadz Idris.

Acara kemudian dilanjutkan dengan shalat Isya berjamaah yang kemudian dilanjutkan acara syukuran selesainya pembangunan renovasi Masjid, Mushola dan Madrasah di AOR Indobatt 03 yang ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada perwakilan 6 prajurit Satgas yang telah berkontribusi dan berperan secara langsung dalam pembangunan.

Mereka yang menerima penghargaan, di antaranya Kapten Mar Abdul Rahman, Serma Idris, Serma Arif, Serma Amin, Serka Toha, dan Sertu Tahir.

Sebelumnya dilaksanakan do’a bersama selakigus selamatan dalam rangka rotasi Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID, agar berjalan dengan aman dan lancar yang ditandai pemotongan Tumpeng dan diserahkan kepada perwakilan Perwira Bintara, Tamtama dan Wan TNI di tiap-tiap Chalk. Acara diakhiri dengan ramah tamah.

Sementara, prajurit Indobatt-03 beragama nasrani juga menggelar doa bersama di Gereja Indobatt yang dipimpin Wadan Satgas Mayor Inf Jenris Yulmal Vinas.

Hadir pada acara tersebut seluruh Perwira dan prajurit Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID. (Pen Yonkomposit TNI Konga 35-C)

Share This:

Tags:
banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

Lewat ke baris perkakas