Pangdam I/BB: Momentum HUT Ke-41, FKPPI Harus Jadi Pilar Pemersatu Indonesia

Pangdam I/BB: Momentum HUT Ke-41, FKPPI Harus Jadi Pilar Pemersatu Indonesia

Barometermedan |

Pematang Siantar – Dalam kehidupannya, FKPPI tidak dapat dipisahkan dari TNI yang menjadi Pembina Utama. Dan sebagai organisasi yang lahir dari darah daging TNI dan Polri, FKPPI tentu harus mampu berperan sebagai salah satu pilar yang selalu memberikan kontribusi terbaik dalam membangun dan mengawal negeri guna terwujudnya kedaulatan Indonesia.

Harapan ini disampaikan Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah yang diwakili Kasdam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto pada peringatan HUT ke-41 FKPPI yang digelar di Lapangan Makorem 022/Pantai Timur, Jln Asahan Km 3,5 Nagori Siantar State, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (11/9/2019).

Di kesempatan ini, selain memeringati acara HUT, Pangdam I/BB yang juga Dewan Pembina PD II FKPPI Sumut secara resmi membuka Diklat Kordya (Pendidikan Latihan Kader Organisasi Tingkat Madya) Angkatan III Tahun 2019.

“Selamat Ulang Tahun ke-41 kepada keluarga besar FKPPI Provinsi Sumut. Saya berharap, kiranya momentum HUT ini dapat dijadikan sebagai wahana untuk memupuk semangat kebersamaan, sekaligus sebagai sarana introspeksi diri, sehingga ke depan FKPPI akan lebih baik lagi,” jelas Pangdam.

Sebagai organisasi yang lahir dari darah daging TNI dan Polri, lanjut Pangdam, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia memiliki peran dan fungsi strategis dalam dinamika kehidupan bangsa dan negara.

Saat ini, urai Pangdam, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi dan dasar kehidupan bangsa dan negara, semakin jauh ditinggalkan.

Hal ini dapat dilihat dari berbagai peristiwa yang terjadi. Di antaranya, masih adanya upaya untuk mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain. Masuknya paham radikalisme telah menjadi salah satu ancaman dan tidak bisa dipungkiri adanya masyarakat kita yang terpapar.

Di samping itu, bangsa Indonesia juga menghadapi tantangan lain. Di antaranya masih maraknya peredaran narkoba, maraknya berita bohong (Hoax) yang dapat memicu terjadinya konflik dan juga konflik sosial bernuansa sara serta korupsi yang masih banyak terjadi di negeri ini.

“Berkenaan dengan itu semua, kehadiran FKPPI diharapkan dapat menjadi pembangkit semangat, sekaligus membangun kesadaran generasi muda agar memiliki rasa cinta tanah air serta kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila dan UUD 1945, rela berkorban bagi bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara baik secara fisik maupun non fisik,” ungkap Pangdam.

“Hal ini penting. Sebab, generasi muda adalah komponen cadangan yang harus siap di garis terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambah jenderal bintang dua mantan Kapuspen TNI itu.

Pangdam menekankan FKPPI harus solid, tangguh, memiliki semangat dan jiwa militan yang didasarkan pada sikap cinta tanah air dan NKRI yang tidak bisa ditawar lagi.

“Oleh karena itu, maka perlu adanya pelatihan dan pembekalan.
Diklat Kordya ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan kader FKPPI, kesadaran bela negara, wawasan kebangsaan yang didasarkan nilai-nilai Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” pungkas Pangdam melalui Kasdam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto.

Di samping itu, melalui Diklat Kordya ini diharapkan dapat mempererat silaturahim antar sesama kader FKPPI Sumatera Utara, sekaligus untuk membuka jalur peran kader FKPPI dalam pelaksanaan pembangunan.

Di akhir amanatnya, Pangdam I/BB menyampaikan beberapa atensi untuk menjadi perhatian. Yakni, keberadaan FKPPI tetap dapat menjadi pendukung pembangunan Nasional, khususnya melalui peningkatan kualitas kader yang memiliki komitmen kuat terhadap cita-cita kebangsaan menuju masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Menumbuhkan semangat kebersamaan dan kerukunan antarsesama umat beragama, sehingga tidak mudah terpancing oleh isu dan hasutan yang dapat menimbulkan perpecahan.

Meningkatkan konsolidasi organisasi dan memelihara kekompakan anggota keluarga besar FKPPI agar lebih kokoh, optimal dan dapat turut serta menciptakan suasana aman dan tertib bersama TNI-Polri serta komponen bangsa lainnya.

Tak kalah pentingnya, kader FKPPI juga harus tetap menjunjung tinggi nilai budaya bangsa dengan tetap menjaga rasa solidaritas serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, khususnya dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan FKPPI harus senantiasa menjadi contoh dan tauladan di tengah-tengah masyarakat yang selalu memberikan darma baktinya untuk kepentingan bangsa dan Negara.

Hadir dalam acara, di antaranya Gubernur Sumut diwakili Kadis Pendidikan Provsu, KM Dongoran, Danlantamal I Belawan, Laksma TNI Abdul Rosyid Kacong, Pangkosekhanudnas III, Marsma TNI Djohn Amarul, SAB, Danrem 022/PT, Kolonel Inf R Wahyu Sugiarto, SIP, MHan, Danrindam I/BB, Kolonel Inf Dwi Lagan Safruddin, Dandim sejajaran Korem 022/PT, para Kadisjan jajaran Korem 022/PT, Wali Kota Pematangsiantar diwakili Wakil Wali Kota, Togar Sitorus, SE, Kapolres Siantar diwakili Kabag Ops, Kompol B Situmorang, Ketua PD II FKPPI Sumut, Pontjo Sutoyo, unsur Forkopimda serta tokoh agama dan komponen masyarakat lainnya.

Sumber: Pendam I/BB

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas