Kodam I/BB Kembali Raih Kinerja Terbaik Pengelolaan Barang Milik Negara Tahun 2019

Kodam I/BB Kembali Raih Kinerja Terbaik Pengelolaan Barang Milik Negara Tahun 2019

Barometermedan |

Medan – Kodam I/Bukit Barisan kembali meraih predikat kinerja terbaik dalam kategori Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2019 untuk wilayah kerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Sumatera Utara.

Tahun sebelumnya, yakni 2018, Kodam I/BB juga meraih predikat terbaik dalam Pengelolaan Barang Milik Negara dari Kanwil DJKN Sumatera Utara.

Penyerahan piagam penghargaan dilalukan langsung oleh Kakanwil DJKN Sumut, Mahmudsyah kepada Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah yang diwakili Irdam I/BB, Kolonel Inf R Sidharta Wisnu Graha, SE didampingi Aslog Kasdam I/BB, Kolonel Czi M Irfan Affandi dan Kazidam I/BB, Kolonel Czi Tri Rahardjo
di Kantor Wilayah DJKN Sumut, Selasa (26/11/2019).

“Untuk tahun ini, Kodam I/BB meraih dua predikat penghargaan. Yang pertama kategori Pengelolaan Barang Milik Negara dengan peringkat terbaik, dan kedua kategori Pengamanan Aset Barang Milik Negara dengan peringkat ketiga yang diraih Zidam I/BB,” kata Kakanwil DJKN Sumut, Mahmudsyah.

Dijelaskan Mahmudsyah, dilaksanakannya penilaian kembali pengelolaan BMN/Daerah ini adalah mengikuti ketentuan dari amanat PP No. 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dan seiring dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2017 tentang Penilaian Kembali Barang Milik Negara/Daerah.

Adapun tujuan pelaksanaan penilaian kembali adalah untuk memperoleh nilai terkini dari Barang Milik Negara yang ada dan untuk mewujudkan database BMN yang valid, sehingga diperoleh potret dan potensi optimalisasi BMN.

Pelaksanan penilaian kembali Barang Milik Negara telah dilaksanakan dari September 2018 sampai November 2019 terhadap aset tetap berupa tanah, gedung dan bangunan, jalan, jembatan, irigasi dan bangunan air lainnya.

Dalam acara Apresiasi Kekayaan Negara 2019 Kantor Wilayah DJKN Sumatera Utara yang bertemakan “Maju Bersama Kawal dan Kelola Aset Negara untuk Kemakmuran Rakyat” ini, Mahmudsyah mengatakan, di tahun 2019 ini, pihak menargetkan 102 sertifikasi BMN tanah Satker.

“Jumlah yang terbanyak pada sertifikasi 2019 ini adalah Satker PUPR. Satker-satkernya tersebar di sejumlah KPKNL. Antara lain Medan (16 sertifikasi), Deliserdang (31 sertifikasi), Langkat (6 sertifikasi), Pematangsiantar (6 sertifikasi), Simalungun (8 sertifikasi), Toba Samosir (1 sertifikasi), Pakpak Barat (3 sertifikasi), Kisaran di wilayah Labuhanbatu (21 sertifikasi), Padangsidimpuan di wilayah Nias (15 sertifikasi), Madailing Natal (5 sertifikasi), Tapanuli Tengah (3 sertifikasi), Tapanuli Selatan (8 sertifikasi), dan Tapanuli Utara (9 sertifikasi),” urai Mahmudsyah.

Di kesempatan itu, Mahmudsyah mengimbau kepada pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Utara dan jajarannya untuk membangun kerja sama dengan pihaknya guna mempercepat proses penyelesaian 102 sertifikasi Satker tersebut di tahun 2019.

Sumber: Pendam I/BB

No Responses

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas