Catatan Buruk Melawan Tim Timur Tengah Membayangi Timnas

Catatan Buruk Melawan Tim Timur Tengah Membayangi Timnas

Timnas Indonesia akan berlaga melawan Uni Emirat Arab (UEA) pada matchday ketiga Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Al Maktoum, Dubai, Kamis (10/10/2019). squad asuhan Simon McMenemy itu dibayangi catatan kelam melawan tim-tim asal Timur Tengah.

Laga ini sangat krusial karena Timnas Indonesia diwajibkan memetik kemenangan. Rengtetan kekalahan pada awal laga membuat Timnas Indonesia terjebak di posisi bontot klasemen Grup G.
Situasi tersebut membuat posisi Timnas Indonesia di ujung tanduk. Peluang untuk tampil ke Piala Dunia 2022 pun semakin pupus jika kali ini juga menelan kekalahan.

Secara hitung-hitungan diatas kertas , peluang Timnas Indonesia memang masih ada. Apabila Timnas mampu meraih kemenangan dalam enam laga tersisa di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Namun, misi tersebut akan terasa sangat sulit. Apalagi ujian selanjutnya berasal dari UEA, tim yang secara level permainan berada beberapa tingkat di atas Timnas Indonesia.

Selain itu, catatan sejarah tak berpihak kepada Timnas Indonesia. Dalam 10 pertandingan melawan tim asal Timur Tengah yang terjadi dalam 7 tahun terakhir, Timnas Indonesia tak pernah menang.

Tim Garuda menelan delapan kekalahan dan dua kali imbang. Kekalahan paling menyakitkan terjadi dalam laga tandang melawan Bahrain yang terbaik 29 Februari 2012 lalu.

Timnas Indonesia ketika itu dipecundangi kekalahan 0-10. Adapun pada laga terakhir melawan tim asal Timur Tengah terjadi pada 11 Juni 2019. Ketika itu, Timnas Indonesia kalah telak 1-4 dari Yordania dalam sebuah laga uji coba.

Mampukah Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy memutus rantai catatan negatif tersebut dalam laga melawan UEA nanti? Menarik untuk dinanti karena laga tersebut akan menjadi kesempatan buat Irfan Bachdim dkk untuk bangkit.

Situasi tersebut membuat posisi Timnas Indonesia terjepit. Peluang untuk tampil ke Piala Dunia 2022 pun semakin memudar jika kembali menelan kekalahan.

Secara matematis, peluang Timnas Indonesia memang masih ada. Syaratnya adalah meraih kemenangan dalam enam laga tersisa di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Namun, misi tersebut akan terasa sangat sulit. Apalagi ujian selanjutnya berasal dari UEA, tim yang secara level permainan berada beberapa tingkat di atas Timnas Indonesia.

Selain itu, catatan sejarah tak berpihak kepada Timnas Indonesia. Dalam 10 pertandingan melawan tim asal Timur Tengah yang terjadi dalam 7 tahun terakhir, Timnas Indonesia tak pernah menang.

Tim Garuda menelan delapan kekalahan dan dua kali imbang. Kekalahan paling menyakitkan terjadi dalam laga tandang melawan Bahrain yang terbaik 29 Februari 2012 lalu.

Timnas Indonesia ketika itu dipecundangi kekalahan 0-10. Adapun pada laga terakhir melawan tim asal Timur Tengah terjadi pada 11 Juni 2019. Ketika itu, Timnas Indonesia kalah telak 1-4 dari Yordania dalam sebuah laga uji coba.

Mampukah Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy memutus rantai catatan negatif tersebut dalam laga melawan UEA nanti? Menarik untuk dinanti karena laga tersebut akan menjadi kesempatan buat Irfan Bachdim dkk untuk bangkit.

No Responses

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas