Bakamla RI Berencana Bangun Pusdiklat di Wilayah Zona Tengah

Bakamla RI Berencana Bangun Pusdiklat di Wilayah Zona Tengah

Barometermedan |

Bakamla RI Berencana Bangun Pusdiklat di Wilayah Zona Tengah
Manado, Jumat (Humas Bakamla RI/PR Indonesian Coast Guard).—   Sebagai tindak lanjut atas Hibah lahan seluas 7 Ha yang diterima Bakamla RI dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang terletak di Desa Kalasey Dua Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, Prov. Sulut, Bakamla RI menyelenggarakan rapat perihal rencana pembangunan Kantor Zona Kamla Tengah dan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) diatas lahan hibah dari prov. Sulut tersebut.

 
Rapat berlangsung di ruang BKAD Prov. Sulut, dengan instansi terkait diantaranya Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD Prov. Sulut), Kantor Wilayah BPN Prov. Sulut, Kantor BPN Kab. Minahasa, Kantor Camat Mandolang dan Kantor Desa Kalasey Dua, Selasa (27/09/2019).

Kepala Kantor Zona Kamla Tengah Laksamana Pertama Bakamla Drs. Bastomy Sanap, S.H.,M.B.A.,M.Hum yang diwakili oleh Kepala Bidang Inhuker Kolonel Bakamla Yospendi,S.T.,S.Sos.,S.H., M.Si., mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dari Pemerintah Prov. Sulut yang telah mendukung keberadaan Bakamla RI di Manado dalam menjalankan tugasnya sebagai Patroli Keamanan dan Keselamtan Laut di ALKI II dengan dihibahkannya lahan seluas 7 Ha. 

Kesempatan yang sama Kabag BMN Kantor Zona Kamla Tengah Kolonel Bakamla Amir Mahmud menyampaikan bahwa di dunia ini ada 7 choke point dan 4 diantaranya berada di Indonesia yaitu Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok dan Selat Makassar. Untuk diwilayah kerja Zona Maritim Tengah ini yang berada di ALKI II dan choke point Selat Makassar sebagai jalur masuknya kapal-kapal Perdagangan, Tanker, Batu Bara dan lain-lain. “Karena Ketatnya pengawasan yang berada di Selat Malaka sehingga pelaku kejahatan memanfaatkan jalur Tahuna dan Mianggas untuk melakukan penyuludupan perdagangan manusia, narkoba dan teroris,” jelas Kolonel Amir.

Kolonel Amir menyampaikan pula bahwa hibah lahan 7 Ha yang diterima Bakamla RI akan dibuatkan Master Plan rencana pembangunan untuk Kantor Zona Kamla Tengah, messing para anggota dan peserta latihan, ruang Kelas, tempat pelatihan, lapangan tembak, lapangan olah raga, tempat simulasi kapal, sarana komunikasi dan sarana prasarana lainnya untuk mendukung kelengkapan Pusdiklat Bakamla RI sehingga Manado nantinya dikenal dengan Icon Indonesian Coast Guard.

Diakhir kegiatan, peserta rapat sepakat dan mendukung keberadaan Kantor Bakamla di Desa Kalasey Dua Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa nantinya dan proses pemisahan hibah lahan 7 Ha dari 225 Ha akan di proses pembuatan Sertifikat 7 Ha menjadi milik Bakamla RI.

Sumber Puspen TNI

No Responses

Comments are closed.

Lewat ke baris perkakas